Menguak makna Sang Merah Putih

Judul Buku : 6000 Tahun Sang Merah Putih
Penulis : Prof. H. Muhammad Yamin
Penerbit : PT. Balai Pustaka(Persero)
Tahun Terbit : 2017
Tempat Terbit : Jakarta
Tebal Buku : xxxii + 330 halaman

Buku yang berjudul 6000 Tahun Sang Merah Putih ini ditulis oleh Mr. Muhamad Yamin. Dilihat dari biografinya Mohammad Yamin dikenal sebagai seorang sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus dan ahli hukum. Dalam buku ini dapat dijadikan bukti bahwa
Muhammad Yamin adalah seorang yang memiliki cita-cita tinggi terhadap ilmu pengetahuan bagi bangsa Indonesia. Cita-cita tersebut ia wujudkan dalam buku 6000 Tahun Sang Merah Putih, suatu karya yang luar biasa dan bermanfaat untuk menggugah jiwa nasionalisme generasi muda. Dari judulnya saja mengarah kepada Sang saka Merah Putih lambang bendera Negara Republik Indonesia. Benar kiranya bahwa buku tersebut menjelaskan secara detail sejarah umum bendera Merah Putih yang erat kaitannya dengan penghormatan warna yang dipilih untuk dijadikan bendera kebangsaan Indonesia. Buku ini membuat para pembacanya penasaran, mengapa dikatakan demikian? Karena segala sesuatu yang berhubungan dengan sejarah otomatis akan membukakan sekaligus mendekatkan pembaca dari perkembangan masa lalu suatu pengetahuan.
Oke selanjutnya…. buku ini dikemas dalam enam bagian sebagai berikut:

  • Bagian Pertama: penyelidikan sejarah tentang usia sang Merah Putih
    Dalam bagian ini pembaca akan mengetahui lima babakan zaman yang
    membeberkan fakta bahwa Merah Putih merupakan dwiwarna yang dihormati oleh bangsa Indonesia dari enam ribu dan empat ribu tahun dahulu sebagai pembentukan kebudayaan dan peradaban Indonesia.
  • Bagian Kedua: Tinjauan pengetahuan tentang sang Merah Putih.
    Bagian ini membahas mengenai penyelidikan arti dwiwarna. Penyelidikannya dilakukan dengan meninjau ilmu alam, ilmu bahasa, ilmu bangsa. Penghormatan warna Merah Putih berlangsung di seluruh tanah air seperti pulau Jawa, Flores, dan Irian Barat. Melalui adat istiadat, cerita-cerita Jawa kuno, dan mitologi merah putih yang melingkupinya.
  • Bagian Ketiga: Sejarah warna dan bendera kebangsaan sang Merah Putih Pada bagian ini perjalanan sejarah penghormatan Merah Putih sebagai lambang Mentari Bulan dan zat hidup yang berkembang di kepulauan Indonesia, dalam waktu 6000 tahun tersebut menentukan tempat asal dan tempat yang dituju.
  • Bagian Keempat: Arti dan makna yang dikandung warna sang Merah Putih pada Bendera Negera Republik Indonesia. Bagian ini mengkaji tentang dwiwarna yang menjadi lambang kemerdekaan rakyat sekaligus sebagai lambang kedaulatan negara.
  • Bagian Kelima: Peraturan Republik Indonesia tentang bendera Merah Putih dan bendera Asing.  Pada bagian ini memuat tentang peraturan-peraturan meliputi pasal-pasal mengenai bendera Merah putih.
  • Bagian Keenam: Penutup
    Bermula dari menghubungkan pendapat pengetahuan ilmu alam dengan pendapat menurut perasaan yang dialami oleh bangsa Austronesia. Terbukti bahwa warna itu adalah kesan pada indra manusia yang ditimbulkan dari sinar matahari dan sinar bulan sehingga pada zaman aditiacandra kedua benda tersebut dihormati dan dijadikan sesembahan pada zamannya.

(Ambar Bagianti/Partime Perpustakaan FT UGM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *